RAWAN KECELAKAAN, SEMALAM PEMUDA PANCASILA PAC TAMAN, SOROTI KERUSAKAN JALAN SADANG HINGGA KLETEK KECAMATAN TAMAN KABUPATEN SIDOARJO. 

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, jatimpresisi.id. Rawan kecelakaan, semalam, Pemuda Pancasila PAC Taman Soroti Kerusakan Jalan Sadang hingga Kletek

Sidoarjo, radarpagi.id – Tiga kecelakaan lalu lintas terjadi dalam semalam di ruas Jalan Sadang hingga Kletek, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi lubang kembali menjadi sorotan, setelah dikabarkan telah memakan korban hingga meninggal dunia.

Sebagai bentuk kepedulian dan aksi nyata, puluhan anggota Pemuda Pancasila PAC Taman bersama relawan melakukan aksi penanaman tiga pohon pisang tepat di tengah lubang-lubang jalan yang berbahaya tersebut, Jumat (20/02/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanaman pohon pisang itu bukan tanpa alasan. Aksi tersebut merupakan bentuk protes terhadap kondisi jalan berlubang yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Hingga saat ini, warga menilai belum ada penanganan serius dari dinas terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sidoarjo.

Menurut keterangan seorang penjaga pabrik kaleng di sekitar lokasi, yang enggan disebutkan namanya, dalam sehari rata-rata terjadi 3 hingga 5 pengendara yang terjatuh akibat lubang tersebut. “Itu pun yang kami ketahui. Banyak kejadian terutama malam hari,” ujarnya.

Lubang-lubang tersebut memiliki kedalaman sekitar 15–20 cm, dengan lebar bervariasi, mulai dari setengah meter hingga hampir 3 meter. Beberapa titik bahkan mencapai lebar 2 meter. Saat hujan turun, lubang tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara. Minimnya penerangan jalan membuat kondisi semakin gelap dan berisiko tinggi, terutama pada malam hari.

Tanaman pisang sengaja diletakkan tepat di titik-titik yang sering menyebabkan kecelakaan sebagai penanda sekaligus peringatan bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati. Terlebih di bulan puasa, aktivitas masyarakat pada sore hingga malam hari meningkat, dan banyak pengendara yang terburu-buru menjelang waktu berbuka.

Melalui aksi ini, anggota PAC Taman berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum kembali menimbulkan korban jiwa. Keselamatan masyarakat, menurut mereka, harus menjadi prioritas utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKBP Arbaridi Jumhur menerima penghargaan Tokoh Rastra Sewakottama di bidang Layanan Kamtibmas 
SINGA GIRI POLRES GRESIK BONGKAR JARINGAN PENIMBUNAN SOLAR BERSUBSIDI, 18.000 LITER DIAMANKAN
Laporan Dugaan Korupsi Mengendap, Integritas Kinerja Polresta Pasuruan di Pertanyakan
Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Kurir Sabu di Surabaya
Advokat Rikha: Jika Praktik Hukum Seperti Ini Dibiarkan, Siapa Pun Bisa Dijadikan Tersangka Tanpa Dasar
Ngopi Ngolah Pikir: Dari Realita Kehidupan Menuju Semangat Tanpa Batas
Kasus Rudapaksa di Pasuruan Mandek, LSM GEMPAR Soroti Dugaan Pembiaran oleh Aparat
Polres Pasuruan Gulung Sindikat Suntik LPG Subsidi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 05:10 WIB

AKBP Arbaridi Jumhur menerima penghargaan Tokoh Rastra Sewakottama di bidang Layanan Kamtibmas 

Kamis, 16 April 2026 - 10:40 WIB

SINGA GIRI POLRES GRESIK BONGKAR JARINGAN PENIMBUNAN SOLAR BERSUBSIDI, 18.000 LITER DIAMANKAN

Rabu, 15 April 2026 - 03:47 WIB

Laporan Dugaan Korupsi Mengendap, Integritas Kinerja Polresta Pasuruan di Pertanyakan

Selasa, 14 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Kurir Sabu di Surabaya

Senin, 13 April 2026 - 16:23 WIB

Advokat Rikha: Jika Praktik Hukum Seperti Ini Dibiarkan, Siapa Pun Bisa Dijadikan Tersangka Tanpa Dasar

Berita Terbaru

Nasional

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:26 WIB