Dua Laporan Polisi, Satu Sorotan Publik Kasus pembacokan yang di lakukan Aldi

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG ( RADAR PAGI )  Tragedi memilukan terjadi di Desa Jambangan, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang. Seorang anak di bawah umur berinisial FB menjadi korban penganiayaan brutal oleh massa dalam aksi main hakim sendiri yang dipicu oleh kesalahpahaman dan dendam lama. Yang lebih mencengangkan, lepala desa Lodan kulon justru diduga ikut mengeroyok korban.Peristiwa ini bermula dari penganiayaan terhadap seorang pemuda berinisial HD yang melintas si kawasan Lodan Kulon, dengan tujuan potong rambut.HD dikejar sekelompok pemuda tanpa alasan jelas, kemudian diamankan, diikat tangannya, dan dipukuli.

“Aku nggak tau masalah soal pembacokan, aku dipukul katanya ada di CCTV saat pembacokan” Ujar HD di RSUD jumat 20 maret 2026

Namun, massa tidak puas. Rombongan warga Lodan Kulon itu kemudian bergerak menuju rumah TUKUL di Desa Tanggulangin, Kecamatan Sarang,berdasarkan cerita HD salah satu teman pelaku pembacokan, warga desa lodan kulon pun membara untuk mencari pelaku pembacokan terhadap Wartono, “Kami tidak bisa memberi jawaban.saat salah satu pemuda menanyakan aldi, Massa sangat banyak datang ke rumah Saya .saya juga tidak tahu, kabar aldi.karena anak saya tidak memberi kabar,” ujar TUKUL, orang tua Aldi, dengan suara lirih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat Aldi tidak ditemukan, amarah massa meledak. Sasaran pun bergeser ke FB, adik kandung Aldi, yang masih duduk di bangku sekolah.yang saat itu terlihat oleh massa.

Di depan mata TUKUL, massa yang tak terkendali memukuli, menendang, dan menyeret FB ke luar rumah.  “Saya tidak kuat Mas menghalangi massa segitu banyaknya. Anak saya dipukuli di depan mata saya,” tambah TUKUL menahan tangis.

FB kemudian diseret kembali ke Lodan Kulon. Di sinilah babak baru terungkap. Berdasarkan rekaman video yang beredar luas, oknum Kepala Desa Lodan Kulon justru bertindak lebih garang dari massa lainnya. Dengan tenaga kuat, kepala desa tersebut terlihat menyeret FB yang sudah tak berdaya.

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, kepala desa yang bersangkutan tidak memberikan respons atau tanggapan apapun.

Korban Pembacokan Bantah Terlibat Wartono, yang disebut sebagai korban pembacokan oleh Aldi, mengaku tidak mengetahui adanya aksi main hakim sendiri tersebut.

“Saya tidak tahu soal adanya massa ke Tanggulangin. Saat kejadian, saya masih di rumah sakit. Saya dan keluarga tidak ada hubungannya dengan itu,” ujar Wartono.

Dua Laporan Polisi, Satu Sorotan Publik  yang dilakukan Aldi terhadap Wartono saat ini sudah masuk tahap penyidikan. Sementara itu, kasus penganiayaan terhadap FB yang masih di bawah umur masih dalam tahap pelaporan.

 

Polres Rembang telah menerima laporan resmi dari Ngatmi binti Sarjo (59), ibu dari FB, pada Rabu (25/3/2026) dengan nomor laporan STPL/ /III/2026/SPKT. Peristiwa pengroyokan tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di depan rumah seorang bernama Kornen, di tanah Desa Jambangan.

 

Publik kini menyoroti dua hal tegas terkait permasalahan ini

 

1. Proses hukum terhadap pelaku pembacokan (Aldi).

2. Dugaan pidana keterlibatan aparatur desa dalam aksi main hakim sendiri yang menimbulkan korban anak di bawah umur.

Redaksi//

Radarpagi.id 

. (Zainuri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam
KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!  
Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029
Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum
HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  
Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga
Kawal Aksi Demo di Kejari Menggala, Kasat Intel Polres Tulang Bawang Jamin Kebebasan Berpendapat yang Kondusif
Gapura Kampung Otak-Otak Sepatan Timur Jadi Ikon Baru ,Tapi Jalan di Depannya Masih Bergelombang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:50 WIB

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:54 WIB

Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:42 WIB

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:56 WIB

Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga

Berita Terbaru