Sejumlah pedagang di pasar gersik,an menyampaikan keberatan atas undangan rapat yang beredar terkait rencana pengundian lapak di Pasar Tambakrejo.pada hari Kamis (23/4/2026)

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya // Radarpagi.id Undangan tersebut berasal dari Kecamatan Tambaksari, namun dinilai tidak sesuai dengan hasil rapat sebelumnya bersama DPRD Kota Surabaya.

Achmad Garad, sebagai juru bicara pedagang pasar Gersikan, dan di beri kuasa oleh Perwakilan pedagang menilai undangan tersebut tidak mencerminkan kesepakatan yang telah dibahas dalam forum resmi,dalam rapat bersama DPRD sebelumnya, disebutkan terdapat tujuh poin penting yang harus menjadi acuan dalam proses relokasi. Namun,Aristono,sebagai Camat Tambaksari pelaksanaan yang dilakukan saat ini dinilai hanya mengacu pada poin keenam, tanpa menjalankan poin satu hingga lima.

“Kami melihat undangan ini tidak berdasarkan keseluruhan hasil keputusan, kalau hanya menjalankan satu poin saja, ini jelas tidak sesuai dengan kesepakatan,” ujar Garad yang menerima kuasa oleh pedagang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awak media juga melakukan konfirmasi kepada camat tambak sari pertemuan yang berlangsung, pihak kecamatan juga menyampaikan bahwa pada hari tersebut tidak akan dilakukan pengundian lapak.

Hal ini memberi ruang bagi pedagang untuk tetap menyampaikan keberatan mereka terhadap rencana relokasi.

Para pedagang mengungkapkan penolakan bukan tanpa alasan, mereka menilai lokasi Pasar Tambakrejo yang menjadi tujuan relokasi cenderung sepi pembeli, sehingga berpotensi mematikan usaha.

Pengalaman sebelumnya bahkan disebut menyebabkan sejumlah pedagang mengalami kerugian hingga bangkrut.

“Kami tidak menolak relokasi, tapi harus realistis. Jangan sampai dipindah ke tempat yang belum siap dan justru merugikan pedagang,” tegasnya.

Pedagang juga menekankan bahwa pemerintah seharusnya memprioritaskan kesiapan fasilitas sebelum melakukan pemindahan.

Mereka berharap adanya pasar alternatif yang layak, baik berupa pasar induk maupun pemanfaatan aset milik pemerintah yang belum digunakan.

Selain itu, hasil rapat DPRD juga menyebutkan bahwa relokasi tidak hanya terpusat di satu lokasi, melainkan dapat tersebar ke beberapa pasar seperti Pasar Tambakrejo, Pasar Kelapa, maupun pasar lain yang dikelola pemerintah kota.

Pedagang juga diharapkan diberi kebebasan untuk mencari lokasi usaha yang paling memungkinkan secara ekonomi.

Potensi konflik di lapangan juga menjadi kekhawatiran, mengingat lokasi tujuan relokasi disebut akan diisi oleh pedagang dari berbagai pasar. Hingga saat ini, pedagang mengaku belum mendapatkan jaminan keamanan yang jelas dari pihak pengelola pasar.

Sebagai langkah lanjutan, para pedagang menyatakan akan tetap solid dan melakukan pergerakan bersama untuk memperjuangkan hak mereka, sembari tetap membuka ruang dialog dengan pemerintah kota agar solusi yang diambil tidak merugikan kedua belah pihak.

Redaksi//

Radarpagi.id

Investigasi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DISHUB PANTAI BOOM BANYUWANGI AKUI TIDAK TAHU KEGIATAN PEMOTONGAN BESI TUA DI DEPAN KANTOR  
Kembali ke MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC SAMPANG, Umar Faruk Bawa Misi Kemanusiaan dan Pesan Perdamaian di Kab. Sampang
PENGERJAAN PROYEK SWAKELOLA UPTD WILAYAH VI DIPERTANYAKAN, PENGAWAS LAPANGAN SEBUT DRAINASE TAK MASUK AGENDA PERAWATAN
SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS
GEMPAR! DUNIA PENDIDIKAN RUSAK: WALI MURID JAMBAK RAMBUT ANAK SD, KEPSEK SDN WONOSARI 1 DITUDING BERPihak DAN PILIHAK!  
Warga Lamongan Resmi Laporkan PT Quality Works ke KLHK Terkait Dugaan Perusakan Lingkungan
Putri Nabila Damayanti, SH Serukan Perempuan Muda Harus Bangkit di Momen Hari Kartini 
LPK-GPI Desak Evaluasi Proyek Jalan Penumangan Unit 6, Diduga Gunakan Material Bekas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:17 WIB

DISHUB PANTAI BOOM BANYUWANGI AKUI TIDAK TAHU KEGIATAN PEMOTONGAN BESI TUA DI DEPAN KANTOR  

Kamis, 23 April 2026 - 12:34 WIB

Sejumlah pedagang di pasar gersik,an menyampaikan keberatan atas undangan rapat yang beredar terkait rencana pengundian lapak di Pasar Tambakrejo.pada hari Kamis (23/4/2026)

Rabu, 22 April 2026 - 15:07 WIB

Kembali ke MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC SAMPANG, Umar Faruk Bawa Misi Kemanusiaan dan Pesan Perdamaian di Kab. Sampang

Rabu, 22 April 2026 - 13:01 WIB

PENGERJAAN PROYEK SWAKELOLA UPTD WILAYAH VI DIPERTANYAKAN, PENGAWAS LAPANGAN SEBUT DRAINASE TAK MASUK AGENDA PERAWATAN

Rabu, 22 April 2026 - 06:24 WIB

SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS

Berita Terbaru