Praktik Makelar Jabatan Kepala Sekolah Kembali Marak di Karawang

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang ( RADAR PAGI ) Musim pergantian dan pengangkatan kepala sekolah di Kabupaten Karawang kembali diwarnai dengan maraknya praktik makelar jabatan. Sejumlah oknum diduga aktif menawarkan “jalur khusus” untuk menduduki posisi kepala sekolah dengan mengatasnamakan kedekatan dengan pejabat daerah, mulai dari kepala dinas hingga bupati. Fenomena ini diungkapkan langsung oleh Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Massa Keadilan Rakyat Indonesia, H. Nanang Komarudin, SH, MH, yang menyebut bahwa praktik tersebut sudah menjadi pola lama yang terus berulang setiap kali terjadi rotasi jabatan.“Setiap musim pengangkatan kepala sekolah, selalu muncul orang-orang yang mengaku dekat dengan kepala dinas bahkan bupati. Modusnya sama dengan menjual kedekatan, menjanjikan jabatan, lalu meminta sejumlah uang,” ujar Nanang kepada wartawan, Senin (…). Menurut Nanang, sebagian besar oknum tersebut berasal dari kalangan mantan tim sukses politik, yang merasa memiliki “hak istimewa” pasca pemilihan kepala daerah, lalu memanfaatkan momentum pengangkatan pejabat di sektor pendidikan sebagai ladang bisnis.“Ini bukan lagi isu moral, tapi sudah masuk kategori kejahatan administratif dan dugaan korupsi. Karena yang diperjualbelikan adalah jabatan publik dalam sistem pendidikan,” tegasnya. Nanang menilai praktik ini sangat berbahaya karena merusak prinsip merit system dan profesionalisme dunia pendidikan. Kepala sekolah yang lahir dari proses transaksional dinilai tidak akan fokus pada peningkatan mutu pendidikan, melainkan sibuk mengembalikan “modal politik”.

Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang dan aparat penegak hukum untuk tidak menutup mata terhadap fenomena ini. “Kalau pemerintah daerah serius mau bersih, sebenarnya gampang. Buka seluruh proses seleksi secara transparan, umumkan skor, rekam jejak, dan hentikan ruang abu-abu yang bisa dimanfaatkan para makelar,” ujarnya.

LBH Maskar Indonesia, lanjut Nanang, siap menerima pengaduan dari guru atau pihak yang merasa menjadi korban praktik percaloan jabatan, sekaligus mendorong agar persoalan ini diusut secara hukum demi menjaga integritas dunia pendidikan di Karawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Redaksi// 

Redarpagi.id 

Didi Rosidi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Praperadilan Wartawan Amir Dimulai, Pembacaan Permohonan Digelar di Ruang Sidang Tirta
Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan 
Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan
Dandim 0812 Lamongan Dampingi Wadirut PT Agrinas Pangan Nusantara Tinjau Kesiapan KDKMP di Tiga Lokasi Lamongan
Pererat Tali Silaturahmi, Kadis Pertanian Bangkalan Sambut Hangat Pengurus DPD BNPM
Diduga Menabrak KUHP & KUHAP Baru, Polresta Tigaraksa Tangerang di Praperadilkan
Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 
Aksi kejahatan jalanan yang menyasar warga kembali berhasil diungkap aparat kepolisian.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:15 WIB

Sidang Praperadilan Wartawan Amir Dimulai, Pembacaan Permohonan Digelar di Ruang Sidang Tirta

Selasa, 21 April 2026 - 06:38 WIB

Tiktokers Heri Sweke Resmi Ditetapkan Tersangka oleh Satreskrim Polres Grobogan 

Senin, 20 April 2026 - 14:19 WIB

Ngaji Sambil Ngopi, Tradisi Rutin Anjang Sana Majelis Ta’lim Raudhatul Jannah di Desa Kembiritan

Senin, 20 April 2026 - 12:30 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Kadis Pertanian Bangkalan Sambut Hangat Pengurus DPD BNPM

Senin, 20 April 2026 - 12:23 WIB

Diduga Menabrak KUHP & KUHAP Baru, Polresta Tigaraksa Tangerang di Praperadilkan

Berita Terbaru