Niat Jalan Pagi Berujung Duka, Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Menongo Lamongan Selasa,

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN // Radarpagi.Id Tragedi memilukan terjadi di Waduk Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Selasa (17/2/2026) pagi. Niat empat bocah untuk menikmati udara segar usai melaksanakan sholat Subuh berjamaah justru berakhir duka. Tiga dari mereka tewas tenggelam, sementara satu lainnya berhasil diselamatkan warga.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, keempat anak tersebut masing-masing berinisial NR (13), RZ (9), UK (6), dan AA (11). Usai melaksanakan sholat Subuh di musholla desa, mereka tidak langsung pulang ke rumah. Saat ditanya warga, keempatnya mengaku hendak berjalan-jalan pagi di sekitar lingkungan desa.

Namun langkah kaki mereka justru membawa ke area Waduk Menongo yang berada tak jauh dari permukiman warga. Di lokasi tersebut, diduga salah satu korban terpeleset di tepian waduk yang licin hingga tercebur ke dalam air. Melihat temannya dalam bahaya, dua bocah lainnya secara spontan berupaya menolong dengan berenang ke arah korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Naas, upaya pertolongan itu justru berujung petaka. Ketiganya diduga tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai, ditambah kondisi dasar waduk yang berlumpur dan menghisap, sehingga membuat mereka sulit bergerak dan akhirnya tenggelam. Sementara itu, satu korban lainnya, AA, sempat ikut terseret arus, namun berhasil bertahan di permukaan air sambil berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban didengar oleh warga sekitar yang melintas di area waduk sekitar pukul 07.00 WIB. Warga pun langsung memberikan bantuan dan mengevakuasi para korban. Sayangnya, tiga bocah yakni NR, RZ, dan UK dinyatakan meninggal dunia. Sementara AA berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis akibat trauma dan kelelahan.

Kapolsek Sukodadi, IPTU M. Sokep, S.H., mengatakan pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa sandal korban, bungkus jajanan ringan, dan satu unit ponsel milik salah satu korban.

“Dua korban sempat dibawa ke Puskesmas Sumberaji untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa keduanya tidak tertolong. Satu korban lainnya meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar IPTU Sokep.

Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang berisiko tinggi.

“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak. Jangan biarkan mereka bermain atau beraktivitas di area perairan seperti waduk, sungai, maupun rawa tanpa pendampingan orang dewasa,” tegasnya.

Redaksi//

Radarpagi.id 

( Team/Lamongan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam
KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!  
Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029
Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum
HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  
Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga
Kawal Aksi Demo di Kejari Menggala, Kasat Intel Polres Tulang Bawang Jamin Kebebasan Berpendapat yang Kondusif
Gapura Kampung Otak-Otak Sepatan Timur Jadi Ikon Baru ,Tapi Jalan di Depannya Masih Bergelombang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:50 WIB

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:46 WIB

KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!  

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:54 WIB

Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:42 WIB

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  

Berita Terbaru