Diduga Susu Jadi Biang Kerok, Puluhan Siswa SD NEGERI BALUNG MULYO Alami Keracunan. 

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembang,  ( RADAR PAGI ) Sebanyak 25 lebih siswa SD Negeri Balung Mulyo, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, harus dilarikan ke dua puskesmas setempat setelah mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada hari Selasa 21 APRIL 2026

Peristiwa nahas ini bermula ketika para siswa usai mengikuti upacara bendera diajak oleh guru berwisata ke kawasan wisata Balongan dalam rangka mengikuti lomba. Sebelum perlombaan dimulai, panitia membagikan menu MBG untuk dinikmati para siswa di lokasi wisata.

Namun, sekitar 15 menit setelah menyantap hidangan tersebut, puluhan anak mengeluhkan kondisi tak biasa. Mulai dari mual, mules, lemas, hingga sesak dada. Guru-guru yang mendampingi langsung sigap mengevakuasi para siswa ke Puskesmas Kragan 1 dan Puskesmas Kragan 2 untuk mendapatkan pertolongan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dari makanan padat kemungkinan tidak, Mas. Lebih mengarah ke susu karena dari kemasan terlihat gelembung dan rasanya sudah asam,” ungkap salah satu guru yang enggan disebutkan identitasnya.

Seluruh siswa yang dirawat saat ini kondisinya mulai stabil, meski sebagian masih menjalani rawat inap

Kekhawatiran mendalam disampaikan Miyati, salah satu wali murid. Dengan nada getir ia mengungkapkan bahwa anaknya kembali menjadi korban keracunan MBG. Sebelumnya, anak saya yang SMP pernah mengalami keracunan MBG

“Sekarang giliran adiknya di SD. Saya selalu was-was. Kemarin anak saya keracunan MBG di SMP ,rotinya juga sempat berjamur. Kalau bisa jangan ada MBG, lebih baik ciptakan lapangan pekerjaan dan turunkan harga bahan pokok seperti minyak dan beras,” tegas Miyati dengan tegas

Sementara itu, Hartono, Ketua Squad Nusantara yang turut mendatangi lokasi kejadian, mengatakan bahwa para orang tua murid kini hidup dalam kecemasan setiap harinya. “Mereka takut dengan pemberitaan yang terus berulang. Kini kejadian itu benar-benar menimpa anak mereka sendiri,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Rembang belum melakukan pendampingan terhadap para korban dan keluarga. 

Redaksi//

Radarpagi.id 

(Zainuri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam
KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!  
Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029
Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum
HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  
Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga
Kawal Aksi Demo di Kejari Menggala, Kasat Intel Polres Tulang Bawang Jamin Kebebasan Berpendapat yang Kondusif
Gapura Kampung Otak-Otak Sepatan Timur Jadi Ikon Baru ,Tapi Jalan di Depannya Masih Bergelombang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:50 WIB

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:54 WIB

Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:42 WIB

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:56 WIB

Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga

Berita Terbaru