Menurutnya, memelihara bandeng hingga mencapai ukuran raksasa bukanlah proses yang singkat.

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

( Radar0agi.id ) Selain membutuhkan kesabaran, petambak juga harus memastikan kualitas air tambak tetap terjaga serta ketersediaan pakan alami yang cukup. Bandeng yang dipelihara untuk kontes biasanya dibiarkan tumbuh secara alami selama bertahun-tahun hingga mencapai ukuran maksimal.

Tradisi Kontes Bandeng Kawak Gresik sendiri merupakan agenda tahunan yang selalu digelar menjelang Malam Selawe Ramadan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi salah satu ikon budaya sekaligus bentuk promosi sektor perikanan bandeng yang telah lama menjadi komoditas unggulan masyarakat pesisir.

Dalam kontes tersebut, para petambak berlomba menghadirkan bandeng berukuran besar yang telah dipelihara selama bertahun-tahun. Selain penilaian oleh dewan juri, acara ini juga biasanya diikuti dengan lelang bandeng kawak yang menarik minat masyarakat maupun kolektor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keberadaan kontes ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol kebanggaan bagi para petambak di wilayah pesisir utara Gresik. Banyak di antara mereka yang rela memelihara bandeng selama belasan tahun demi bisa ikut serta dalam kontes tersebut.

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimilikinya, Syaifullah optimistis dapat kembali menghadirkan bandeng berkualitas pada kontes tahun ini. Meski begitu, ia mengaku tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan tradisi yang menjadi ruh utama dari perhelatan tahunan tersebut.

“Yang penting tradisinya tetap terjaga dan petambak bisa terus menunjukkan hasil terbaiknya,” katanya.

Redaksi//

Radarpagi.id 

( Ben/Gresik )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam
KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!  
Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029
Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum
HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  
Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga
Kawal Aksi Demo di Kejari Menggala, Kasat Intel Polres Tulang Bawang Jamin Kebebasan Berpendapat yang Kondusif
Gapura Kampung Otak-Otak Sepatan Timur Jadi Ikon Baru ,Tapi Jalan di Depannya Masih Bergelombang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:50 WIB

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:46 WIB

KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!  

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:54 WIB

Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:42 WIB

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  

Berita Terbaru