Jalan lintas Kisaran–Pematang Siantar di Buntu Pane, Asahan, nyaris putus akibat longsor, Warga keluhkan kerusakan 15 KM selama 2 tahun tanpa perbaikan, akses ekonomi terancam.

- Penulis

Senin, 23 Maret 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan, // Radarpagi.id  Jalan lintas Kisaran–Pematang Siantar di Sionggang, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan nyaris putus akibat longsor. Terlihat separuh badan jalan sudah longsor di sisi jurang yang membuat kendaraan harus bergantian melewatinya. Warga khawatir jalan akan putus total. Selain itu, sudah banyak kecelakaan yang terjadi akibat jalan rusak terutama di malam hari.

AT, seorang warga Buntu Pane, mengungkapkan kekecewaannya saat ditemui pada Senin (23/3/2026). Ia menyebut kondisi jalan rusak ini sudah berlangsung sekitar dua tahun tanpa adanya perbaikan nyata dari pemerintah daerah meskipun sudah melakukan berbagai aksi.

“Sudah tiga kali disurvei, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Kami hanya bisa menunggu karena berbagai aksi yang sudah dilakukan tak mendapatkan aksi nyata dari pemerintah, sementara kondisi jalan makin parah,” ujarnya dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut AT, kerusakan jalan bahkan mencapai sekitar 15 kilometer, dipenuhi lubang besar yang sulit terlihat, terutama di malam hari. Tak heran jika kecelakaan kerap terjadi, bahkan tak sedikit kendaraan roda dua maupun roda empat yang rusak akibat menghantam jalan berlubang.

Hal senada juga disampaikan SG, warga lainnya. Ia merasa pemerintah seolah menutup mata terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat setiap hari.

“Kami ini bergantung penuh sama jalan ini. Kalau putus, kami mau lewat mana lagi? Biaya jadi mahal, hasil panen pun bisa rugi. Tapi sampai sekarang belum ada perhatian serius,” katanya.

Kekhawatiran warga semakin besar seiring kondisi jalan yang terus tergerus longsor. Mereka berharap pemerintah daerah, khususnya Gubernur Sumatera Utara, segera mengambil langkah nyata sebelum akses vital ini benar-benar terputus.

Di balik lubang-lubang jalan yang menganga dan badan jalan yang nyaris hilang, ada harapan warga yang perlahan ikut terkikis menanti perhatian yang tak kunjung datang.

Redaksi//

Radarpagi.id 

Ysf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa
Dua Laporan Polisi, Satu Sorotan Publik Kasus pembacokan yang di lakukan Aldi
Dua unit Tangki SKL ketangkap polres Gresik ,lingkaran mafia pemainya saling lempar tidak mengakui.  
Menanggapi pemberitaan yang menyatakan bahwa rencana sita eksekusi adalah tindak lanjut putusan Mahkamah Agung, saya selaku Kuasa Hukum
Semangat berlatih dan dedikasi tinggi para pemuda dalam dunia sepak bola terus ditunjukkan oleh SSB
Istighotsah Rutin Malam Minggu Wage di Ponpes An-Nurul Qodiri, Dipimpin Langsung oleh Pendiri.
Video Sumpah Injak Alqur’an di Lebak Viral, 2 Perempuan Ditangkap 
Tulang Bawang – Pelaksanaan proyek pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih di wilayah Medasari mulai menuai pertanyaan dari warga setempat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:26 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 03:55 WIB

Dua Laporan Polisi, Satu Sorotan Publik Kasus pembacokan yang di lakukan Aldi

Selasa, 14 April 2026 - 13:35 WIB

Menanggapi pemberitaan yang menyatakan bahwa rencana sita eksekusi adalah tindak lanjut putusan Mahkamah Agung, saya selaku Kuasa Hukum

Minggu, 12 April 2026 - 15:04 WIB

Semangat berlatih dan dedikasi tinggi para pemuda dalam dunia sepak bola terus ditunjukkan oleh SSB

Sabtu, 11 April 2026 - 15:30 WIB

Istighotsah Rutin Malam Minggu Wage di Ponpes An-Nurul Qodiri, Dipimpin Langsung oleh Pendiri.

Berita Terbaru

Nasional

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:26 WIB