Finishing Buruk, Tidak Transparan, Pekerjaan Rabat Beton Desa Jrengik Dikerjakan Asal Asalan

- Penulis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, radarpagi.com –  rabat Beton adalah bagian penting dalam konstruksi yang menjadi unsur utama pada bangunan. Penggunaan beton tentunya akan membuat bangunan menjadi lebih kuat dan kokoh terhadap gaya dan tekanan.

Rabat Beton umumnya dibuat dari campuran pasir, semen dan juga kerikil dengan perbandingan tertentu yang diaduk hingga merata dan ditambahkan air secukupnya.

Dalam memprosesnya agar menjadi beton yang kuat harus dikerjakan dengan benar dan tepat sehingga membuat kualitas dan karakteristik beton pada bangunan sesuai dengan perencanaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam proses pembuatan beton mungkin terlihat mudah hanya mencampurkan komponen semen, pasir dan kerikil serta air saja.

Namun ada banyak hal yang harus di perhatikan untuk mendapatkan beton yang kuat dengan hasil yang memuaskan.

Kesalahan dalam proses pembuatan beton tentunya akan menghasilkan beton yang mudah keropos yang mungkin kedepannya akan menimbulkan kecacatan yang bisa mempengaruhi kekuatan struktur bangunan.

Seperti halnya yang ada di desa Jrengik pekerjaan rabat beton terkesan asal jadi, pasalnya pekerjaan tersebut baru selesai anggaran Dana Desa TA. 2025, Hasil monitoring media ini finishing pekerjaan sangat buruk dan sembrono,

Batu krikilnya banyak keluar dan bergelombang, Pekerjaan rabat beton yang hasil akhirnya jelek dan asal jadi bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kualitas bahan yang buruk, proses pengerjaan yang tidak sesuai standar, atau kurangnya pengawasan.

Finishing yang buruk bisa menimbulkan spekulasi jelek di kalangan Masyarakat ,bahkan bisa adanya dugaan indikasi Penyimpangan serta rawan pratik tindak pidana korupsi

Untuk mendapatkan hasil yang baik, pastikan material yang digunakan berkualitas, proses pengecoran dilakukan dengan benar, dan ada pengawasan yang ketat selama proses pengerjaan.

Bukan hanya hasil yang buruk papan informasi atau papan merek tidak terpasang dilokasi pekerjaan, adanya beberapa temuan tersebut dipastikan tidak adanya pengawasan

Saat di tanyakan awak media PJ kades Kohhar menyampaikan, ” papan informasi memang tidak terpasang, karena Sibuk,itu dari dana desa, terkait buruknya finishing silahkan tanyakan sama pelaksana redymixnya ujarnya santai terkesan tidak ada beban tangung jawab.

Penulis : Yanto

Editor : Redaksi

Satu tanggapan untuk “Finishing Buruk, Tidak Transparan, Pekerjaan Rabat Beton Desa Jrengik Dikerjakan Asal Asalan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pamekasan mengadakan kunker ke jajaran Polsek Tekankan Transparansi Anggaran, Jaga Kamtibmas, hingga Santuni Anak Yatim
Fakta Panas Persidangan: Nama Surya Nofiantoro Muncul, Peran Gelap Mulai Terendus
Fakta Mengejutkan, Nama Surya Nofiantoro Disebut-Sebut di Dalam Persidangan
Tangkap-Lepas 9 Terduga Judi Sabung Ayam, Ada Apa dengan Polres Bangkalan?
Adu Kelereng dan Kerapan Kelinci polres pamekasan tegaskan Mengandung Unsur Perjudian dan Pidana Penganiayaan Hewan
Pertunjukan Dimulai! Mabes Polri Resmi Ambil Alih Penanganan Laporan Lasbandra
Pendiri, Kaperwil dan Anggota Sepakat Tunjuk Noor Arief Prasetyo Sebagai Plt Ketua Umum KJJT
“Rutan Sampang Perketat Pengawasan, Razia dan Tes Urin Jadi Bukti Komitmen Nyata”
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:02 WIB

Kapolres Pamekasan mengadakan kunker ke jajaran Polsek Tekankan Transparansi Anggaran, Jaga Kamtibmas, hingga Santuni Anak Yatim

Senin, 13 April 2026 - 05:11 WIB

Fakta Panas Persidangan: Nama Surya Nofiantoro Muncul, Peran Gelap Mulai Terendus

Sabtu, 11 April 2026 - 14:46 WIB

Fakta Mengejutkan, Nama Surya Nofiantoro Disebut-Sebut di Dalam Persidangan

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Tangkap-Lepas 9 Terduga Judi Sabung Ayam, Ada Apa dengan Polres Bangkalan?

Kamis, 9 April 2026 - 16:00 WIB

Adu Kelereng dan Kerapan Kelinci polres pamekasan tegaskan Mengandung Unsur Perjudian dan Pidana Penganiayaan Hewan

Berita Terbaru

Nasional

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:26 WIB