Dalih “Jhe’ Pasaan”, Guru SMPN 1 Jrengik Diduga Abaikan Disiplin ASN

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG (radarpagi.id) — Dugaan pelanggaran disiplin di lingkungan SMPN 1 Jrengik kian menguat. Tim investigasi bukan hanya menemukan para guru pulang sebelum waktunya, tetapi juga mendapat jawaban yang memicu sorotan publik. Senin 23-2-2026.

Saat dikonfirmasi di lokasi, salah satu oknum guru yang hendak meninggalkan sekolah lebih awal memberikan jawaban singkat dalam bahasa daerah Madura: “jhe’ pasaan.” Pernyataan tersebut jika diterjemahkan berarti “sekarang bulan puasa.”

Jawaban tersebut justru menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, alasan bulan puasa dinilai tidak serta-merta dapat menjadi dasar untuk mengakhiri jam kerja lebih cepat tanpa kebijakan resmi dari instansi berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau hanya beralasan puasa lalu pulang sebelum jam dinas berakhir, ini berbahaya. ASN itu terikat aturan, bukan kebiasaan,” tegas salah satu anggota tim investigasi.

Sikap oknum guru itu dinilai terkesan membuat tafsir aturan sendiri dan berpotensi mengabaikan ketentuan disiplin aparatur sipil negara (ASN). Apalagi, hingga saat pemantauan dilakukan, tidak ditemukan pengumuman resmi terkait perubahan jam kerja di sekolah tersebut.

Pengamat pendidikan menilai, bila praktik ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi kedisiplinan tenaga pendidik. Selain merugikan proses belajar siswa, hal ini juga berpotensi mencederai integritas institusi pendidikan.

Tim investigasi mendesak pihak sekolah dan dinas terkait segera memberikan klarifikasi terbuka serta melakukan evaluasi menyeluruh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMPN 1 Jrengik belum memberikan keterangan resmi terkait temuan maupun pernyataan oknum guru tersebut.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Pamekasan mengadakan kunker ke jajaran Polsek Tekankan Transparansi Anggaran, Jaga Kamtibmas, hingga Santuni Anak Yatim
Fakta Panas Persidangan: Nama Surya Nofiantoro Muncul, Peran Gelap Mulai Terendus
Fakta Mengejutkan, Nama Surya Nofiantoro Disebut-Sebut di Dalam Persidangan
Tangkap-Lepas 9 Terduga Judi Sabung Ayam, Ada Apa dengan Polres Bangkalan?
Adu Kelereng dan Kerapan Kelinci polres pamekasan tegaskan Mengandung Unsur Perjudian dan Pidana Penganiayaan Hewan
Pertunjukan Dimulai! Mabes Polri Resmi Ambil Alih Penanganan Laporan Lasbandra
Pendiri, Kaperwil dan Anggota Sepakat Tunjuk Noor Arief Prasetyo Sebagai Plt Ketua Umum KJJT
“Rutan Sampang Perketat Pengawasan, Razia dan Tes Urin Jadi Bukti Komitmen Nyata”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 00:02 WIB

Kapolres Pamekasan mengadakan kunker ke jajaran Polsek Tekankan Transparansi Anggaran, Jaga Kamtibmas, hingga Santuni Anak Yatim

Senin, 13 April 2026 - 05:11 WIB

Fakta Panas Persidangan: Nama Surya Nofiantoro Muncul, Peran Gelap Mulai Terendus

Sabtu, 11 April 2026 - 14:46 WIB

Fakta Mengejutkan, Nama Surya Nofiantoro Disebut-Sebut di Dalam Persidangan

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Tangkap-Lepas 9 Terduga Judi Sabung Ayam, Ada Apa dengan Polres Bangkalan?

Kamis, 9 April 2026 - 16:00 WIB

Adu Kelereng dan Kerapan Kelinci polres pamekasan tegaskan Mengandung Unsur Perjudian dan Pidana Penganiayaan Hewan

Berita Terbaru

Nasional

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:26 WIB