Sampang,radarpagi.id – sembrononya pekerjaan plengsengan/TPT Didesa Asem Nonggal Kecamatan Jrengik Kebupaten Sampang yang Terindikasi adanya penyimpangan serta dugaan Kuat Tindak Pidana Korupsi menjadi sorotan Publik
Diketahui Perihal pekerjaan Plengsengan Tersebut Telan Anggaran Dana Desa TA. 2025 dengan Besar nilai Rp 182 ,743,400, yang secara terang terangan melakukan dugaan Penyimpangan dengan Pembangunan Yang Terkesan Asal Jadi.
Pasalnya proyek Dana Desa Tersebut bukan Mengutamakan Kwalitas infrastruktur yang Kokoh Untuk Pembangunan Desa Yang Sejahtera namun Justru Sebaliknya Lebih Utamakan Keuntungan dan memperkaya diri per-orangan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam Hal Ini Pegiat senior Yakni Imam Bukhori Ketua (Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi) GEBRAK meminta Untuk menghentikan Pekerjaan Sementara Dan Membongkar,’ Saya Minta Hentikan Dulu Pekerjaan Itu, Karena Terlalu Parah Untuk dibiarkan Berkelanjutan Dibangun, katanya.
‘ bongkar Dan Bangun Baru supaya Uang Nagara Tidak Terbuang Sia-sia dan di Makan Oleh oknum Yang Serakah, kalau masih tetap dilanjutkan makan kami Sebagai Pegiat akan Melakukan Laporan Secara resmi Dan meminta Pada Espetorat/ BPK Kabupaten Untuk lakukan Audit, ungkap Imam Bukhori.
Dana Desa Bukan Untuk ajang Mencari untung, tapi Untuk membangun desa Serta Pemberdayaan Masyarakat, bukan untuk kepentingan Peribadi Yang tampak Akan Memperkaya diri, tambah imam Bukhori
Lagi- lagi Pj Kades Asem Nonggal Bungkam Membisu Tanpa Adanya Klarikasi yang jelas, bisunya Pj Kades Tidak mencerminkan Etika baik serta abaikan Keterbukaan Publik pihaknya justru bersikap terkesan alergi dengan Wartawan.
Panggilan telepon tak diangkat, pesan WhatsApp tidak dibalas, padahal tanda status online terlihat aktif.Sikap ini memicu spekulasi buruk dan Membenarkan adanya Dugaan Tindak Pidana Korupsi
Kasi PMB Syaiful saat di konfirmasi media ini melalui Via Whatshap Mengatakan,” Maaf mas, mungkin pean bisa komunikasi dulu dengan PJ kadesnya, katanya.
La iya mas, kalau PJ nya gak ada tanggapan, saya jadi bingung Karena saya bukan Tim tehniknya, ungkap Syaiful.










