PENANGANAN DUGAAN PENYEROBOTAN TANAH DAN PENGRUSAKAN PIHAK POLRES SUMENEP DAN BPN SANGAT LAMBAN SEKALI

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, radarpagi. id. Penanganan kasus dugaan penyerobotan lahan pemukiman rumah serta pengrusakan yang terjadi di Desa Mandala RT 01 RW 01 Kampung Pandih, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, dinilai sangat lambat oleh pihak keluarga korban.

Bapak Saruji sekeluarga menyampaikan bahwa laporan terkait persoalan tersebut telah dilaporkan ke Polda Jawa Timur sejak kurang lebih satu tahun yang lalu. Namun setelah laporan dilimpahkan ke Polres Sumenep untuk ditindaklanjuti, hingga saat ini proses penanganannya dinilai belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan pada tanggal 2 Maret 2026, tepatnya pada bulan suci Ramadhan lalu, pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep telah melakukan pengukuran tanah di lokasi sengketa. Namun hingga saat ini, hasil pengukuran tersebut dikabarkan belum juga diserahkan kepada pihak Kepolisian Polres Sumenep untuk kepentingan proses penanganan perkara.

Pihak keluarga menilai lambatnya proses administrasi dan tindak lanjut hasil pengukuran dari BPN Sumenep turut menghambat penyelesaian kasus yang sedang mereka hadapi. Oleh karena itu, keluarga Bapak Saruji sangat berharap agar pihak BPN Sumenep dapat bekerja lebih profesional, cepat, dan transparan dalam menangani persoalan tersebut.

Selain itu, keluarga juga berharap pihak Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Sumenep, dapat menangani persoalan ini secara profesional, cepat, dan tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurut pihak keluarga, lambatnya penanganan perkara tersebut menimbulkan keresahan dan ketidakpastian hukum bagi mereka sebagai pihak pelapor.

Dengan adanya penanganan yang serius, transparan, dan profesional dari semua pihak terkait, diharapkan persoalan dugaan penyerobotan lahan dan pengrusakan tersebut dapat segera memperoleh penyelesaian yang adil serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Editor: tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perangkat Desa Jombangdelik Gresik Diduga Jadi Korban Penipuan Kades, Total Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Pelarian Terduga Kasus Penipuan Akhirnya Diciduk Tim URC Polres Pasuruan Kota
Selamat & sukses acara PURNA SISWA KELAS VI SDN GELURAN 1 tahun ajaran: 2025-2026
Tim Investigasi Gabungan PEGASUS Menemukan Sejumlah Produk makanan yang telah Kedaluwarsa ( expired) MASIH DIPAJANG DI RAK PENJUALAN , INSTANSI TERKAIT Di HARAPKAN SEGERA BERTINDAK
Operasi Senyap Satresnarkoba Gresik Berhasil Ringkus Lima Pengedar, Bandar Utama Masih Diburu
📰 HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL
Ketua Komunitas Selatan Keras Arif Tiasa Ajak Umat Islam Sambut 1 Muharram 1448 H dan Lestarikan Tradisi Budaya Bangsa
Dugaan Penimbunan dan Pembakaran Limbah di Mojokrapak Harus Diusut Tuntas, Aparat Diminta Tegakkan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:15 WIB

Perangkat Desa Jombangdelik Gresik Diduga Jadi Korban Penipuan Kades, Total Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Minggu, 14 Juni 2026 - 04:57 WIB

Pelarian Terduga Kasus Penipuan Akhirnya Diciduk Tim URC Polres Pasuruan Kota

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:28 WIB

Selamat & sukses acara PURNA SISWA KELAS VI SDN GELURAN 1 tahun ajaran: 2025-2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:04 WIB

Operasi Senyap Satresnarkoba Gresik Berhasil Ringkus Lima Pengedar, Bandar Utama Masih Diburu

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:45 WIB

📰 HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL

Berita Terbaru