Sampang, radarpagi.id -Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang berlokasi di area persawahan warga didesa Kara Kecamatan Torjun Kabupaten Sampang Jawa Timur dikerjakan Oleh kelompok HIPPA Annur dengan anggaran Rp, 195 000,000; di duga asal-asalan dalam pengerjaan yang tak transparan.
Pasalnya dari pembangunan yang ada terlihat hanya sebatas ditempelkan terkesan asal buat, dalam hal ini banyak kejanggalan yang indikasinya hanya untuk meraup keuntungan pribadi tanpa mengutamakan kwalitas pekerjaan
Terlihat dilokasi pasangan batunya tidak tertata sesuai teknis terkesan sembrono, asal pasang, dalam hal ini jelas adanya indikasi penyimpangan/ ladang korupsi untuk mencari keuntungan pribadi bukan mementingkan manfaat/ sarana dan prasarana kepentingan masyarakat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan awak media, papan Informasi tidak terpasang terkesan proyek tersebut ditutupi tidak transparan seperti apa yang diketahui bahwasannya tidak terpasangnya papan informasi terhadap proyek/pekerjaan yang di biayai oleh negara langgar peraturan yang ada
Sementara itu, PJ kades Kara Tidak ada respon saat dikonfirmasi awak media, Ketua Hippa Annur Fadilah saat dikonfirmasi dilimpahkan pada sekretarisnya, hal yang mengejutkan Saat sekretaris Hippa Annur dikonfirmasi,
Saya sekretarisnya bu fadilah. Mohon maaf karena bu fadilah sekarang sedang ada kesibukan jadi wa ke saya. Kalau boleh tau ada apa ya pak?, ujarnya.
Ada yg bisa saya bantu terkait proyek yg jennengan kirim ini?, Kenapa harus bu fadilah pak? Kan saya sekretaris di proyek,Pak, Sampean ini tugasnya sebagai apa dlu? Dan tujuan sampean menemui bu fadilah apa,? Ucapnya.
Boleh saya minta SK jennengan dan kredibilitas jennengan dalam bidang ini? Karena mohon maaf ini pekerjaan sudah di kontrol langsung oleh orang pusat. Dan sesuai dengan prosedur. Bahkan sudah ada yg bertugas di dalamnya terkait pengerjaan dan sejenisnya. Jadi untuk ini karena masih tahap pengerjaan. Belum selesai. Sambung orang yang mengaku sekertaris Hippa Annur.
Papan informasi seperti apa yg sampean butuhkan,Sampean harusnya datang. Menfoto izin dlu. Pamit dulu ke ketua hippanya jangan pas langsung jepret tanpa ada izin dan pemberitahuan dulu. Dengan begini saja sampean sudah salah loh. Kami menerima kritik saran dalam bentuk apapun. Asalkan itu yg terbaik. Tapi kalau begitu caranya berarti kan jennengan yang justru kesannya kurang sopan. Moro2 jepret tanpa bertanya dulu, ucapnya salahkan awak media saat pengambilan dokumentasi.
Perlu diketahui hal yang dianggap lucu perihal saat ditanya Papan informasi Sekretaris Justru tunjukan Papan Rambu Pemberitahuan Jika ada Proyek, yang membuat awak media ketewa seru, bicaranya elit tapi otak kosong.










