Sampang,Radarpagi id -adanya dugaan penyimpangan Dana Desa Diwilayah kecamatan Jrengik tepatnya didesa asem Nunggal masih jadi sorotan publik, Diketahui Perihal pekerjaan Plengsengan Tersebut Telan Anggaran Dana Desa TA. 2025 dengan Besar nilai Rp 182 ,743,400, yang secara terang terangan melakukan dugaan Penyimpangan dengan Pembangunan Yang Terkesan Asal Jadi.
Diberitakan sebelumnya adanya dugaan Penyimpangan dilokasi terlihat adanya pasangan batu lama serta teknis pemasangan batunya terlihat asal asalan. Perihal dugaan tersebut GEBRAK( Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi) mengingatkan supaya lakukan pembongkaran.
Namun dalam hal ini pembangunan Plengsengan tersebut tetap memakai batu lama yang masih terpasang, bukan hanya itu beredar kabar bahwasannya pemdes Asem Nonggal Berkordinasi dengan Oknum LSM yang mana dengan Pengondisian sebesar 10 juta , kabar tersebut disampaikan Oleh Salah Satu Tokoh Yang Tidak Mau disebutkan namanya,” sudah ada pengondisian mas, katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Oleh oknum LSM sebesar 10 juta, tapi tidak langsung dibayarkan penuh di cicil, ungkap Tomas Jrengik ini sudah pemerasan Kasihan PJ kades nya, lebih baik di audit saja dari pada harus seperti itu, katanya dengan nada kesal.
Dikonfirmasi Pj kades Asem Nonggal mengatakan,” sudah melakukan Pembongkaran mas, dan dibangun lag ucapnya. Namun kenyataan nya stelah media ini monitoring keberadaan batu lama tersebut hanya di tutupi dengan semen dan dibiarkan.
Saat dikonfirmasi adanya pengondisian Dengan Besar 10 juta pada salah satu oknum LSM, PJ kades Terkesan Nutupi, enggak Mas Kata Siapa, adduh ucapya ,sembari matiin Hp dan Tidak dapat dihubungi kembali
Camat Jrengik Hoirul Anam mengatakan, Kami Tim Kecamatan Bersama FORKOPIMCAM turun langsung ke lapangan waktu itu dan Memerintahkan TPK untuk dikerjakan Sesuai RAB dan Gambar design
Dan Meminta BPD untuk Melakukan Pengawasan Berkala
Pendamping Desa untuk Melakukan penghitungan ulang Material Yang Terpakai Kalau memang Ditemukan Kesalahan Di tindak lanjuti secara Teknis
Apa Penambahan Volume atau pengembalian Anggaran ungkap Camat Jrengik
Namun saat ditanya perihal adanya pengondisian oleh oknum LSM, camat Jrengik justru bungkam tidak menjawab.










