UMKM Papua Barat Gelar Aksi Palang Jalan, Tuntut Ganti Rugi dan Minta Ketua Regional Dicopot  

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI // Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Papua Barat melakukan aksi pemalangan jalan bertepat di depan kejaksaan tinggi lama swapen bahari dan protes keras terhadap manajemen Badan Gerakan Nasional (BGN) Regional Papua Barat. Mereka merasa diperlakukan tidak adil dan merasa dibohongi oleh pihak pengelola.

 

Koordinator aksi, Thomas Sanadi, menyampaikan bahwa selama kurun waktu 2 bulan terakhir, para pelaku UMKM dibiarkan terlantar. Fasilitas yang seharusnya mendukung usaha justru terbengkalai akibat tidak adanya koordinasi yang jelas dari pihak BGN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami merasa ditipu. Selama dua bulan kami dibiarkan begitu saja. Akibatnya, 24 karyawan kami tidak bisa menerima gaji. Sewa mobil dan sewa ruko menumpuk, semua karena ketidakprofesionalan pihak BGN Regional Papua Barat dalam mengelola program ini,” ujar Thomas dengan nada emosional pada Senin (04-05-2026)

 

Para pelaku usaha ini menegaskan, mereka adalah putra-putri asli Papua yang berjuang keras untuk membantu program pemerintah pusat. Namun, hak-hak mereka seakan diabaikan begitu saja oleh Ketua BGN Regional Papua Barat beserta Koordinator wilayah Manokwari.

 

“Kami anak Papua yang mau bekerja, yang mau membangun ekonomi daerah, justru dipersulit. Padahal program ini diketahui langsung oleh Wakil Presiden RI dan didukung penuh oleh Gubernur Papua Barat selaku donatur, bahkan Polda Papua Barat pun telah memfasilitasi kami dengan gedung yang layak. Tapi kenapa pengelolaannya berantakan?” tanyanya.

 

Lebih jauh, Thomas Sanadi mewakili rekan-rekan UMKM menyampaikan tuntutan keras kepada BGN Pusat (BGN RI). Mereka meminta agar Ketua BGN Regional Papua Barat segera dicopot dari jabatannya.

 

“Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab seperti ini tidak layak memimpin di Papua Barat. Mereka tidak paham cara mengayomi dan membina anak bangsa. Kami minta BGN RI bertindak tegas,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak BGN Regional Papua Barat terkait tuntutan dan aksi protes dari para pelaku UMKM ini.

Redaksi//

Radarpagi.id 

(Megy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam
KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!  
Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029
Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum
HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  
Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga
Kawal Aksi Demo di Kejari Menggala, Kasat Intel Polres Tulang Bawang Jamin Kebebasan Berpendapat yang Kondusif
Gapura Kampung Otak-Otak Sepatan Timur Jadi Ikon Baru ,Tapi Jalan di Depannya Masih Bergelombang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:50 WIB

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:54 WIB

Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:42 WIB

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:56 WIB

Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga

Berita Terbaru