Sampang,radarpagi.id -rampung nya pembangunan fisik pada jalan rabat beton dengan dana desa TA. 2025 dengan nilai anggaran Rp. 204.195.100 desa Jrengik kecamatan Jrengik kabupaten Sampang dijadikan ajang Pamer kebohongan ,pencitraan setelah ramai pemberitaan atas dugaan penyimpangan rialita yang berbanding terbalik dengan kondisi dan fakta kualitas hasil pekerjaan itu sendiri. Sabtu 09/08/2025.
Seperti dipemberitaan sebelumnya oleh media ini, pekerjaan rabat beton desa Jrengik Dikerjakan Asal Asalan yang mana finishing Darii proyek tersebut sangatlah buruk,bagaimana tidak dalam tahap pekerjaannya semua dilakukan tidak profesional.
Terlihat dilokasi pekerjaan indikasi kuat adanya Praktik Tindak Korupsi, dana desa dibuat ajang mencari untung dan memperkaya diri, bukan Ngedepankan asas manfaat serta memikirkan Jaka panjang dan digunakan masyarakat dengan layak
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu buktinya adalah rampungnya pembangunan jalan rabat beton di Dusun Sumber Kuning yang dibiayai melalui Dana Desa (DD) Tahun 2025 sebesar Rp 204.195.100 Menunjukkan kualitas yang buruk meski jalan tersebut belum digunakan fungsi dan peruntukan nya akan tetapi sudah rusak dan banyak pecah, selain itu batu batu yang seharus nya jadi campuran penguat bahan rabat cor justru menganga ke permukaan dan membahayakan pengguna serta pejalan kaki.
Alih alih mengawasi kualitas pekerjaan PJ kades beserta pemdes desa Jrengik justru sibuk memasang citra seolah lebih mementingkan pekerjaan selesai dari pada proses dan kualitas pekerjaan itu sendiri, beberapa kali dihubungi PJ kades Jrengik belum merespon dan belum menjawab perihal pekerjaan yang digadang gadang sudah sesuai pengawasan dan sudah didampingi oleh pendamping desa.
Citra yang dibangun dari realisasi dana desa yang kenyataan nya pekerjaan dan hasil dari pelaksanaan nya sendiri amburadul seolah menjadi ajang pamer dan menonjolkan ketidak seriusan atas ketepatan kualitas dari dana negara yang digunakan, citra yang dibangun hanya ingin menampilkan seolah saya sudah bekerja tanpa memperhatikan hasil pekerjaan yang faktanya tragis dan layak di evaluasi.
Belum diketahui pasti terkait kualitas pekerjaan di desa Jrengik yang amburadul pada rabat beton di dusun sumber kuning apakah disebbkan kelalaian penyedia bahan atau apakah karena tenaga pekerja yang dilibatkan kurang profesional, info dilapangan menemukan bahwa rabat beton di laksanakan oleh pihak ketika dengan suplai bahan saja dengan tranfer pembayaran langsung ke rek PT penyuplai bahan Redy mix nya.
Tidak etis, Pemdes Jrengik melakukan pemcintran dengan menutupi kebobrokan, bukannya sibuk memperbaiki justru malah sibuk dengan pencintraanya, ungkap Imam Bokhori ketua Dari GEBRAK
Lucunya rialita yang ada dan fakta dilapangan tidak sesuai dengan pencitraannya melalui pemberitaan oleh salah satu media online disampang, seharusnya memperbaiki bukan malah sibuk suguhkan kebohongan terhadap publik, tambahnya
Saat di konfirmasi awak media justru PJ Kades (Kohhar) Bungkam terkesan Tidak mau memberikan keterangan atas kebohongan yang dibuatnya untuk menutupi Adanya dugaan penyimpangan serta praktik Tindak Korupsi.











Tolong di usut juga tentang perangkatnya