Sampang,Radarpagi.id Berdasarkan penelusuran, awak media menyoroti lokasi Proyek dengan nilai kontrak Rp 3.828,828,000; 00 .yang dikerjakan oleh CV. Abanda Sarana Terindikasi Praktik Tindak Pidana Korupsi, Proyek yang baru selesai atau bahkan belum selesai sudah mengalami kerusakan seperti retak-retak atau permukaannya kasar, menunjukkan penggunaan material yang tidak sesuai standar atau campuran material yang tidak tepat
Terdapat dugaan bahwa pengerjaan tidak mengikuti Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau spesifikasi teknis yang mana terlihat dilokasi Praktik pemasangan besi tulangan yang tidak sesuai teknik atau standar akan menimbulkan konsekuensi serius terhadap kekuatan, ketahanan, dan keamanan struktur bangunan, bahkan dapat menyebabkan kegagalan struktural dan keruntuhan bangunan. atau kualitas bahan demi keuntungan pribadi.
Kurangnya pengawasan yang ketat dari pihak berwenang (seperti Dinas PUPR setempat, konsultan pengawas, atau aparat penegak hukum) memungkinkan kontraktor atau pelaksana proyek bekerja sembarangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pekerjaan rabat beton tersebut menurut warga sekitar sebelumnya pernah rusak diterpa hujan namun sudah diperbaiki, sempat rusak mas, tapi sudah diperbaiki, kemaren,mungkin campurannya tidak sesuai mas,rabat beton ini kwlaitas rendah, mudah pecah dan rusak, katanya warga setempat.
Untung langsung diperbaiki kalau tidak kami akan viralkan, biar tahu kalau pekerjaan ini lebih utamakan keuntungan dari pada kwlaitas, ujar warga.
Saat dikonfirmasi pelaksana/CV Abanda Sarana mengatakan,” yang pecah itu begisting pinggiran nya, itu nanti akan dibuka dan kawatnya itu diangkat karena mungkin belakangan,jelasnya mamang
Itu hanya diujung saja, kalau yang sudah selesai diangkat, ada dukumentasimya itu, mungkin karena udah malam jadi gak sempat diangkat, dalihnya
Hanya diujung saja, nanti akan dibongkar dan akan diangkat besinya,oke, dan terimakasih masukannya, katanya mamang.










