Oknum DPD RI Bali Campuri Urusan Pribadi Rumah Tangga, Made Hiroki Minta Semua Pihak Tahan Diri

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI ( RADAR PAGI )  Made Hiroki Pemilik dari PT. Aksara Bali Property dan PT. Aksara Cristy Legal buka suara terkait Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan istrinya, Marsella Ivana Nofiana Chandra. Made Hiroki meminta semua pihak tahan diri dan tidak usah mencampuri masalah pribadi rumah tangganya, terutama Oknum DPD RI Dapil Bali, tanpa mendapat informasi kedua belah pihak.

Made mengungkapkan kepada awak media bahwa hal tersebut telah membuat trauma, serta tercoreng nama baik sebagai seorang pengusaha, atau orang tua bagi anak laki semata wayangnya.

Made Hiroki sebagai Korban KDRT telah membuat Laporan Polisi secara resmi di Polresta Denpasar terhadap Terlapor Marcella, dengan Pasal UU KDRT agar dapat segera berjalan sesuai aturan hukum, dan berharap jangan sampai ada Oknum Pejabat Daerah Bali yang menghambat atau menghalangi proses pidana KDRT ini dimana selama ini masyarakat melihat ada keberpihakan Oknum tersebut kepada Marsella.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah meminta kepada Disdukcapil Kota Denpasar untuk membantu membuka catatan administrasi tentang KTP, KK dirinya atau Marcella karena semua pengurusan selama ini dilakukan oleh pihak Marcella biar terbuka apa ada dugaan perbuatan melawan hukum atau tidak serta telah juga datang ke pihak KPAD Bali,” tutur Made Hiroki saat dimintai keterangan oleh awak media pada Senin (27-04-2026).

Redaksi//

Radarpagi.id 

(Megy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Anggaran MBG di Tanimbar Terindikasi Korupsi, APH Dan Yayasan Segera Lakukan Penyelidikan Lebih Mendalam. 
Polresta Malang Gandeng Ormas, MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC Malang Raya dan Beberapa Ormas Lain Tekankan Sinergi Jaga Kondusifitas Kota Malang
“Mediasi gagal, sengketa kantor PDIP REMBANG NAIK RING”
Perwira TNI AU Diasah di Mabesau: Ketua Umum DePA-RI Suntikkan Strategi Negosiasi dan Kepemimpinan
DISHUB PANTAI BOOM BANYUWANGI AKUI TIDAK TAHU KEGIATAN PEMOTONGAN BESI TUA DI DEPAN KANTOR  
Sejumlah pedagang di pasar gersik,an menyampaikan keberatan atas undangan rapat yang beredar terkait rencana pengundian lapak di Pasar Tambakrejo.pada hari Kamis (23/4/2026)
Kembali ke MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC SAMPANG, Umar Faruk Bawa Misi Kemanusiaan dan Pesan Perdamaian di Kab. Sampang
SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 02:33 WIB

Diduga Anggaran MBG di Tanimbar Terindikasi Korupsi, APH Dan Yayasan Segera Lakukan Penyelidikan Lebih Mendalam. 

Senin, 27 April 2026 - 09:28 WIB

Oknum DPD RI Bali Campuri Urusan Pribadi Rumah Tangga, Made Hiroki Minta Semua Pihak Tahan Diri

Kamis, 23 April 2026 - 18:50 WIB

“Mediasi gagal, sengketa kantor PDIP REMBANG NAIK RING”

Kamis, 23 April 2026 - 16:01 WIB

Perwira TNI AU Diasah di Mabesau: Ketua Umum DePA-RI Suntikkan Strategi Negosiasi dan Kepemimpinan

Kamis, 23 April 2026 - 13:17 WIB

DISHUB PANTAI BOOM BANYUWANGI AKUI TIDAK TAHU KEGIATAN PEMOTONGAN BESI TUA DI DEPAN KANTOR  

Berita Terbaru