“MBG SPPG Banyukapah Disorot Lagi, Aktivis Sampang Siap Tempuh Jalur Hukum”

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG (radarpagi.id) – Penyaluran Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh SPPG Banyukapah kembali menuai sorotan tajam. Paket yang dibagikan pada Senin (23/2) diduga jauh dari standar anggaran yang semestinya diterima oleh siswa.

Belum genap sepekan dari polemik sebelumnya, persoalan serupa kembali mencuat dan memantik reaksi keras dari aktivis asal Sampang. Mereka menilai kualitas dan kuantitas paket yang dibagikan patut dipertanyakan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, isi paket untuk jatah tiga hari hanya berupa satu bungkus klip serundeng, tiga butir telur ayam, satu buah jeruk, kacang kupas, empat butir kurma, serta dua ubi jalar/ketela. Estimasi nilai paket tersebut disebut-sebut hanya sekitar Rp14.000.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang aktivis Sampang yang meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia memastikan laporan resmi akan segera dilayangkan ke Mapolres Sampang.

“Kami akan laporkan ke APH agar hak penerima manfaat tersampaikan secara utuh,” tegasnya Senin 23-2-2026.

Ia menilai persoalan MBG di wilayah tersebut bukan lagi kejadian sporadis. Menurutnya, pola yang berulang justru menguatkan dugaan adanya unsur kesengajaan oleh oknum tertentu.

“Jangan anggap persoalan ini sepele. Ini bukan sekadar kelalaian administrasi, melainkan menyangkut hak siswa. Kami menduga ada kesengajaan—SPPG nakal harus ditindak,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Banyukapah belum memberikan klarifikasi resmi terkait sorotan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Ilegal Bangkalan “Mati Suri” Ada Apa Dengan Penegak Hukum
Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah
Kapolres Pamekasan mengadakan kunker ke jajaran Polsek Tekankan Transparansi Anggaran, Jaga Kamtibmas, hingga Santuni Anak Yatim
Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa
Dua Laporan Polisi, Satu Sorotan Publik Kasus pembacokan yang di lakukan Aldi
Dua unit Tangki SKL ketangkap polres Gresik ,lingkaran mafia pemainya saling lempar tidak mengakui.  
Menanggapi pemberitaan yang menyatakan bahwa rencana sita eksekusi adalah tindak lanjut putusan Mahkamah Agung, saya selaku Kuasa Hukum
Fakta Panas Persidangan: Nama Surya Nofiantoro Muncul, Peran Gelap Mulai Terendus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 16:15 WIB

Tambang Ilegal Bangkalan “Mati Suri” Ada Apa Dengan Penegak Hukum

Jumat, 17 April 2026 - 15:08 WIB

Peringatan HUT ke-74 Kopassus: Ketua DPC GRIB Jaya Rembang Haturkan Hormat dan Doa untuk Sang Baret Merah

Jumat, 17 April 2026 - 00:02 WIB

Kapolres Pamekasan mengadakan kunker ke jajaran Polsek Tekankan Transparansi Anggaran, Jaga Kamtibmas, hingga Santuni Anak Yatim

Kamis, 16 April 2026 - 11:26 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 03:55 WIB

Dua Laporan Polisi, Satu Sorotan Publik Kasus pembacokan yang di lakukan Aldi

Berita Terbaru

Nasional

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:26 WIB