SPBU Camplong Sampang Diduga Jadi Ladang Mafia Solar Subsidi, Ratusan Jerigen Dilayani Bebas Tanpa Hambatan

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG // Radarpagi.id  Dugaan praktik mafia BBM subsidi kembali mencoreng penyaluran solar bersubsidi di Kabupaten Sampang. SPBU 54.692.06 yang berada di Jalan Raya Camplong, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, diduga terang-terangan melayani pengisian solar subsidi ke ratusan jerigen milik pengepul dan penimbun BBM ilegal.

Berdasarkan pantauan tim media pada Minggu (18/05/2026), aktivitas pengisian solar subsidi berlangsung secara bebas, baik siang maupun malam hari. Jerigen-jerigen berukuran besar tampak antre untuk diisi, sebelum kemudian diangkut menggunakan mobil pick up hitam bernopol W … PV menuju lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan di wilayah utara Camplong.

Ironisnya, praktik tersebut disebut bukan lagi rahasia umum. Warga sekitar mengaku aktivitas pengangkutan solar subsidi menggunakan jerigen sudah berlangsung lama dan nyaris tanpa pengawasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah sering mas, siang malam jerigen numpuk di SPBU itu. Kayaknya memang dibiarkan,” ujar Muhammad, salah satu warga setempat.

Tidak hanya itu, salah satu pihak di lokasi bahkan diduga dengan santainya menyebut praktik tersebut aman karena “sudah berlangganan sama Abah”. Pernyataan itu semakin menguatkan dugaan adanya permainan terstruktur dalam distribusi BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil, nelayan, petani, dan pelaku usaha yang berhak.

Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan bentuk nyata penyalahgunaan subsidi negara yang merugikan masyarakat dan berpotensi melibatkan jaringan mafia BBM ilegal.

Publik kini mendesak Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, serta aparat penegak hukum agar tidak tutup mata dan segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Pengelola SPBU, operator pengisian, kendaraan pengangkut, hingga pihak yang diduga menjadi penampung solar subsidi ilegal harus diperiksa secara tegas dan transparan.

Masyarakat berharap penegakan hukum tidak berhenti pada formalitas semata. Negara tidak boleh kalah terhadap mafia solar subsidi yang diduga semakin berani beroperasi secara terang-terangan.

Redaksi//

Radarpagi.id 

 ( Ch. Anm )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam
KLARESIFIKASI! TEMUAN ULAT PADA SUSU MBG BERASAL DARI PEMASOK – DAPUR & YAYASAN KEMAS DINYATAKAN TIDAK BERSALAH!  
Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029
Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum
HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  
Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga
Kawal Aksi Demo di Kejari Menggala, Kasat Intel Polres Tulang Bawang Jamin Kebebasan Berpendapat yang Kondusif
Gapura Kampung Otak-Otak Sepatan Timur Jadi Ikon Baru ,Tapi Jalan di Depannya Masih Bergelombang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 03:50 WIB

Pimpinan NNC Mengaku Alami Tekanan Psikis Saat Klarifikasi di Polda Jatim, Berencana Adukan ke Propam

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:54 WIB

Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:42 WIB

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:10 WIB

HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:56 WIB

Diduga Tidak Sesuai Prosedur, Penertiban PKL Satpol PP Kota Tangerang di Karawaci Disorot Warga

Berita Terbaru