“Tersangka Sudah Ada, Penahanan Belum Juga Dilakukan: Kasus Mafia Solar subsidi Disorot Aktivis”

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP (radarpagi.id) – Penanganan kasus dugaan mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang menyeret lima orang tersangka menuai sorotan dari kalangan aktivis. Pasalnya, hingga kini para tersangka yang telah ditetapkan oleh aparat penegak hukum disebut belum juga dilakukan penahanan.

Aktivis masyarakat Sumenep, Asmuni, menilai kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah publik.

Ia mempertanyakan keseriusan aparat kepolisian dalam menindak tegas praktik dugaan penyelewengan BBM bersubsidi yang selama ini merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penetapan lima tersangka dalam kasus mafia BBM solar bersubsidi sudah dilakukan. Namun hingga detik ini para tersangka belum juga ditahan. Hal ini tentu memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat,” ujar Asmuni kepada wartawan.

Menurutnya, langkah tegas aparat sangat dibutuhkan agar penanganan kasus tersebut tidak menimbulkan kesan tebang pilih. Ia menegaskan bahwa praktik mafia BBM bersubsidi merupakan persoalan serius yang berdampak langsung pada ketersediaan energi bagi masyarakat kecil.

Asmuni juga mengingatkan bahwa penegakan hukum yang transparan sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Jika penanganan perkara berjalan lambat atau tidak tegas, maka dikhawatirkan akan memunculkan asumsi negatif di tengah masyarakat.

“Jangan sampai muncul kesan seolah ada pihak yang dilindungi. Penegakan hukum harus jelas dan terbuka agar publik tidak menilai ada permainan dalam kasus ini,” tegasnya.

Ia berharap aparat kepolisian segera memberikan penjelasan resmi kepada publik terkait perkembangan penanganan perkara tersebut, termasuk alasan belum dilakukannya penahanan terhadap para tersangka.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru kasus dugaan mafia BBM solar bersubsidi tersebut. Kasus ini sendiri sebelumnya menjadi perhatian publik karena diduga melibatkan jaringan penyaluran BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan 5 tersangka 2 di antaranya merupakan oknum wartawan di Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel radarpagi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Delapan Kali WTP, Tapi Pertanyaan Pajak Konser Masih Menggantung di Langit Sampang
“Sambut Idul Adha 1447 H, KJJT Pamekasan Tebar Kepedulian: Puluhan Paket Sembako Disalurkan untuk Dhuafa dan Tukang Becak”
Bukan Sekadar Sumpah, 12 Advokat PERSADIN Resmi Memulai Pengabdian di Dunia Hukum
Menjelang Idul adha, Bani Insan Peduli Bantuan Hampir Rp5 Miliar untuk Yayasan Sosial di Jawa Timur
Satreskrim Polres Pamekasan Kejar Pelaku Pencuri Emas Hingga ke NTB
Timbulnya Korban, Jekson Kapisa Soroti Tambang Ilegal Wasirawi
“Rokok Ilegal Terbongkar, Tapi Siapa Disentuh? GASI Uji Nyali Bea Cukai Madura: Berani Bongkar Aktor, atau Cukup Sita Barang?”
Satreskrim Polres Pamekasan Amankan Pelaku Curanmor di Pademawu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:28 WIB

Delapan Kali WTP, Tapi Pertanyaan Pajak Konser Masih Menggantung di Langit Sampang

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:55 WIB

“Sambut Idul Adha 1447 H, KJJT Pamekasan Tebar Kepedulian: Puluhan Paket Sembako Disalurkan untuk Dhuafa dan Tukang Becak”

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:39 WIB

Bukan Sekadar Sumpah, 12 Advokat PERSADIN Resmi Memulai Pengabdian di Dunia Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:40 WIB

Menjelang Idul adha, Bani Insan Peduli Bantuan Hampir Rp5 Miliar untuk Yayasan Sosial di Jawa Timur

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Satreskrim Polres Pamekasan Kejar Pelaku Pencuri Emas Hingga ke NTB

Berita Terbaru

Uncategorized

📰 HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL

Sabtu, 13 Jun 2026 - 03:45 WIB

Nasional

HUTAN JATI TODANAN BLORA RUSAK PARAH DAN GUNDUL  

Kamis, 11 Jun 2026 - 12:10 WIB